Bagi umat Muslim, bulan Ramadan adalah bulan yang ditunggu-tunggu. Masjid menjadi lebih ramai, banyak orang bersedekah dan masih banyak lagi. Untuk teman-teman yang belum terbiasa berpuasa, menahan lapar dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari tentu sangat berat.
Puasa mengajarkan teman-teman agar memiliki pola hidup lebih disiplin, sabar, mau berbagi dan mengendalikan diri. Puasa diperkenalkan kepada anak saat memasuki usia empat atau lima tahun. Tapi, kalau teman-teman usianya sudah melebihi itu, jangan menyerah. Ada beberapa cara untuk memulainya, Jangan malu ya. Tak ada kata terlambat kok. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba seperti dilansir Okezone, baru-baru ini.
Pengenalan puasa biasanya dilakukan secara bertahap, sesuaikan dengan daya tahan tubuh dan kemampuan. Cobalah berlatih puasa, mulai dari 2 jam menahan makan dan minum. Selanjutnya, tambah lagi rentang waktunya, berpuasa setengah hari. Berbuka saat azan zuhur, kemudian dilanjuti puasa. Dan, makan lagi ketika waktu azan asar atau magrib.
Selanjutnya, teman-teman harus tahu tujuan dan manfaat puasa. Selain memperkuat keimanan dan mendapatkan pahala, puasa juga bisa menyehatkan tubuh dan belajar berbagi dengan sesama.
Isi dengan kegiatan menyenangkan. Buatlah puasa menjadi sesuatu yang spesial, jadi teman-teman bisa mengisinya dengan hal-hal yang menyenangkan dan istimewa. Namun, jangan terlalu berlebihan. Misalnya, mengisi waktu dengan membaca buku cerita, ikut kegiatan di masjid atau membeli takjil sambil ngabuburit bersama orangtua.
Kalau perlu, teman-teman bisa minta dibikini makanan spesial untuk sahur. Biar makin semangat bangun malamnya. Ingat, menunya yang sehat ya, sebaiknya mengandung semua zat gizi seimbang sesuai kebutuhannya. Jangan lupa makan buah dan sayur yang juga tinggi serat. tambah segelas susu. Selamat mencoba.

Sumber/Wartawan/Penulis : Amrih Rahayu