SOLO—Menyambut Ramadan 1438 H, beberapa hotel di Solo ikut serta menyemarakkannya dengan karya-karya kreatif seperti miniatur masjid maupun ornamen khas Islami lainnya. Hal ini dilakukan selain untuk memberikan warna pada bulan puasa, sekaligus memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Salah satunya konsep ‘A Night In Morocco’  yang diusung oleh Lorin Solo Hotel. Public Relations Manager Lorin Solo Hotel, Dhani Wulandari, mengatakan nuansa tema tersebut  dipusatkan di lobi Lorin Solo Hotel. Tidak jarang miniatur A Night In Morocco tersebut menjadi labuhan foto selfi tamu yang datang. “Kami pun juga menyelenggarakan foto kontes dengan cara ambil foto di booth yang sudah dipersiapkan, upload dan tag ke IG/ fanpage/twitter; Lorin Solo Hotel,” jelasnya kepada Joglosemar, Sabtu (3/6).
Selain itu, di Novotel Solo juga terdapat miniatur masjid berbahan dasar buku. Public Relations Executive Novotel dan Ibis Styles Solo, Tiwik Widowati, menjelaskan adanya miniatur masjid ini selaras dengan tema yang diusung Novotel Solo yakni Ramadan Ilmu. “Total terdapat 1500 buku baru kerja sama kami dengan Tiga Serangkai. Buku-buku tersebut tidak hanya dipajang saja namun juga dapat dibaca oleh para tamu, atau dibeli dengan diskon 10 persen untuk tamu,” ujarnya.
Fave Hotel Solo pun tak kalah kreatif. Menyuguhkan miniatur Masjid berbahan dasar kurma Safawi di area Buffet Lime Restaurant di Fave Hotel Solo Adi Sucipto dan Fave Hotel Solobaru. “Bahannya kurma Safawi,  Jumlahnya sendiri 25Kg, 1.250 butir. Untuk teknisnya kita membuat kerangka masjid terlebih dahulu, lalu kurma mulai disusun, mulai dari dasar, dalam, sampai atap masjid,” jelas Public Relations Fave Hotel Solo Yuke Anastasia.

Sumber/Wartawan/Penulis : Garudea Prabawati