SOLO—Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Triwulan II tahun 2017 yaitu bulan April hingga Juni yang dikucurkan oleh pemerintah untuk jenjang SD dan SMP sebesar Rp 32.691.640.000 telah cair pada bulan Mei kemarin. Sesuai aturan yang baru, 20 persen dana BOS triwulan kedua ini wajib digunakan untuk membeli buku. Hanya saja untuk pencairan dana BOS triwulan kedua ini mengalami keterlambatan yang seharusnya cair pada bulan April namun baru masuk ke sekolah pada bulan Mei kemarin.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta, Etty Retnowati mengatakan, keterlambatan pencairan dana tersebut lantaran turunnya anggaran dari pusat memang mundur. Kondisi tersebut menurutnya juga dialami kota atau kabupaten lainnya.
“Kalau alasan pasti kenapa pencairan dana BOS mundur apa saya kurang tau. Biasanya dana BOS cair di awal triwulan, namun triwulan kedua ini cair Mei,” ujar Etty, Selasa (6/6).
Meski mengalami keterlambatan, menurut Etty tidak mengganggu operasional sekolah. “Sebenarnya kalau pengelolaan dana BOS bagus itu tidak ngaruh ke operasional sekolah,” ujarnya.
Lanjut Etty, ada beberapa perubahan dalam mekanisme pencairan dana BOS kali ini bila dibandingkan sebelumnya.   Kemungkinan mundurnya pencairan dana BOS,imbuhnya lantaran adanya perubahan mekanisme itu yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 8/2017 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) BOS.
“Memang ada persyaratan yang 20 persen untuk pembelian buku-buku. Pihak sekolah harus sudah menyerahkan daftar buku yang harus dibeli. Bisa jadi karena ada sekolah yang belum menyerahkan daftar buku yang akan dibeli maka dana BOS belum bisa dicairkan,” terangnya.
Sedangkan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Sekolah Dasar (SD) Disdik Kota Surakarta, Wahyono yang juga sebagai Penanggung Jawab Data SD di Tim BOS Kota Solo menambahkan bahwa tahun ini proporsi pencairan dana BOS pada setiap triwulan sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Khusus untuk triwulan II, jumlah dana yang dicairkan lebih besar, yaitu sekitar 40 persen dari total pencairan BOS dalam setahun. Sedangkan untuk triwulan I, III, dan IV pencairan sebesar 20 persen.
“Dana triwulan II itu harus dicadangkan sekolah untuk pembelian buku teks pembelajaran hingga sebesar 20 persen,” kata Wahyono.


Sumber/Wartawan/Penulis : Dwi Hastuti