Setelah setahun berjalan, musim mudik datang lagi. Marak, meriah, gegap gempita dan lalu lintas bakal berjubel kembali. Mudik telah menjadi hajatan yang membuat hampir semua sektor bergerak, mulai sektor keamanan, kesehatan hingga transportasi. Salah satu yang tengah dipersiapkan untuk menyambut para pemudik adalah jalur tol Solo-Kertosono (Soker).
Lebaran tahun lalu, tol Soker ini juga telah dibuka, meski kondisi fisik jalannya belum seratus persen selesai. Hanya kendaraan pribadi diperkenankan masuk tol tersebut. Tahun ini pun, tol Soker belum selesai 100 persen, namun sudah menunjukkan progres kualitas jalan.
Direktur Utama PT Solo Ngawji Jaya (SNJ), David Wijayanto mengungkapkan secara umum kondisi Tol Soker sudah relatif aman dan siap menyambut pemudik musim Lebaran 2017 ini. Dari inspeksi mendadak (Sidak) gabungan yang berlangsung Selasa (6/6), diperkirakan jumlah pemudik yang melintas di Tol Soker bakal naik 100 persen dari tahun kemarin. Jika tahun lalu jumlah kendaraan mudik tercatat 4.000 unit, tahun ini diperkirakan bisa mencapai 8.000 hingga 10.000 kendaraan yang melewati tol Soker. Hal itu wajar, seiring dengan progres pembangunan jalan Tol Soker yang semakin baik.
Menurut David, semua jalur tol dari pintu masuk Kartasura hingga Ngawi sudah dalam kondisi beton semua. Dari progres pengerjaan, jalur Kartasura sampai Karanganyar sudah mencapai 90 persen, Karanganyar-Mantingan 76 persen dan Mantingan-Ngawi mencapai 58 persen. Namun ia mengakui sejauh ini masih ada problem yakni 54 titik perlintasan sebidang tol dengan jalan kampung yang belum bisa diselesaikan pembuatan overpassnya. Hal itu dikarenakan masih terkendala pembebasan lahan yang belum selesai. Perlintasan itu tersebar dari Kartasura hingga Ngawi.
Kondisi jalan tol Soker memang sudah semakin baik. Namun demikian, tak ada salahnya pihak-pihak terkait melakukan koordinasi intens, terutama untuk mengantisipasi penumpukan arus lalu lintas utamanya di pintu-pintu masuk tol. Seperti jalur pintu masuk tol di Ngasem, Boyolali dan Klodran, Colomadu. Di dua tempat itu, diperkirakan kondisi arus lalu lintas akan padat selama arus mudik dan balik. Apalagi jalan Adisumarmo di mana pintu masuk Klodran berada, merupakan jalur sempit yang belum dilebarkan.
Kemajuan jalan tol Soker memang perlu disyukuri, karena akan menjadi alternatif jalur mudik yang semakin nyaman dan lancar. Tapi bagaimanapun juga, semua pihak perlu tetap menjaga kewaspadaan, karena beberapa titik masih dinilai membahayakan.

Sumber/Wartawan/Penulis :