SOLO—Pendaftar jalur Seleksi Mandiri (SM) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 2017 ini diperkirakan mengalami penurunan dibanding tahun 2016. Meski demikian, pihak UNS optimis jumlah pendaftar akan mengalami peningkatan usai pengumuman Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada 13 Juni mendatang.
Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS, Prof Sutarno mengatakan, pendaftaran jalur Seleksi Mandiri telah dibuka sejak tanggal 30 Mei kemarin. Jumlah pendaftar hingga Senin (5/6)  telah terupdate sebanyak 3.337 pendaftar.
“Saya tetap optimis, pendaftar akan terus meningkat. Terutama usai hasil SBMPTN 2017 diumumkan pada tanggal 13 Juni mendatang. Seleksi Mandiri baru akan ditutup pada tanggal 16 Juni mendatang,” kata Sutarno, Senin (5/6).
Lanjut Sutarno, penurunan itu terjadi lantaran sekarang ini banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang melaksanakan jalur pendaftaran seperti Seleksi Mandiri. Sejumlah PTN sebelum membuka jalur seperti halnya Seleksi Mandiri, terlebih dahulu belajar tentang perihal pelaksanaan Seleksi Mandiri. “Bahkan mereka sekarang ini memakai nilai hasil SBMPTN sebagai data pengolah,” ujar Sutarno.
Oleh karena itu, jika jumlah pendaftar Seleksi Mandiri UNS mengalami penurunan atau tidak sebanyak jumlah pendaftar tahun lalu, adalah hal yang wajar. “Meskipun demikian, saya tetap optimis bahwa pendaftar Seleksi Mandiri UNS tetap tinggi. Sebagai pembanding, pada tahun 2016 terdata sebanyak 40.902 pendaftar SM UNS. Dan pada tahun 2017 ini diperkirakan jumlah pendaftar SM UNS tidak sebanyak itu,” pungkasnya.


Sumber/Wartawan/Penulis : Dwi Hastuti