Mobil Low Cost Green Car (LCGC), dari Daihatsu yaitu Sigra, sudah menggeser penjualan mobi low MPV Xenia dalam penjualan ritel Daihatsu. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat total penjualan retail periode Januari hingga Mei 2017 sebanyak 75.183 ribu unit. Dari situ, Sigra berkontribusi sebanyak 18.903 unit, sedangkan Xenia 14.329 unit.
“Ini data dari kami, karena data dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), belum keluar sampai Mei, baru sampai April,” ujar Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso, di Kelapa Gading Jakarta Timur, Senin (5/6).
Namun meski Sigra sudah mengalahkan Xenia, Hendrayadi menekankan penjualan Xenia masih tetap bagus. “Bukan berarti Xenia-nya turun, secara absolute-nya penjualan Xenia masih tetap stabil, cuma dia Sigra-nya kan lebih tinggi,” ujarnya.
Salah satu penyebabnya kata Hendra, Sigra masih memiliki umur yang muda. Namun lebih lanjut dirinya mengatakan, bukan hanya karena Sigra merupakan produk baru saja yang membuat penjualannya meningkat, tapi menurut Hendra juga Sigra mempunyai segmen yang cukup kuat.
“Kita lihat ternyata penjualan Sigra stabil ya dalam waktu 10 bulan launching, bukan hanya pas peridoe launching kan, ternyata masih stabil sampai sekarang ya rupanya target seperti kita bilang 3.000-an tersebut memang segmennya di situ besarnya,” ungkapnya.
Secara umum, kontribusi terbesar penjualan retail ADM didapatkan dari Daihatsu Gran Max, yang berkontribusi sebanyak 21.574 unit. “Lalu ada Ayla 11.583 unit, Terios 5.197, dan yang lainnya 3.597 unit,” ungkap Hendra.
Sedangkan dari data Gaikindo, data yang ada baru mencapai periode Januari hingga April 2017. Daihatsu mencapai angka 79.977 untuk penjualan retail, dan 89.588 untuk penjualan keseluruhan (whole sales). “Jika dibandingkan dengan peridoe yang sama tahun 2016, wholesales kami meningkat 6 persen,” kata Hendra.

Sumber/Wartawan/Penulis : Detik