SRAGEN—Tim Sabhara Polres Sragen menggerebek tiga kios di Pasar Bunder, Sragen yang selama ini ditengarai jadi pemasok minuman keras (miras) jenis oplosan, Rabu (2/8). Puluhan botol miras oplosan disita dan diamankan ke Mapolres Sragen.
Puluhan botol miras oplosan itu berisi puluhan liter ciu yang dioplos dengan beberapa minuman suplemen. Puluhan botol miras oplosan diamankan dari tiga kios, masing-masing milik Aris W, warga Perumahan Puro Asri RT 4 RW VII, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang; Sumiyato, warga Ketonggo RT 14, Karangmalang; dan milik Agung Tri Santoso, warga Klumutan RT 1, Sine, Sragen.
Dari kios Aris petugas mengamankan 48 botol ciu oplosan yang dikemas dalam botol air mineral volume total 28,8 liter. Puluhan botol ciu itu disita dari lokasi tempat berjualan milik Aris yang ditaruh di persembunyian.
Dari kios Aris, tim melanjutkan penggeledahan ke kios milik Sumiyati tak jauh dari kios Aris. Di sini tim menyita dua botol besar bervolume 2,2 liter yang juga berisi ciu oplosan. Tiga botol miras jenis Vodka juga diamankan dari kios ini. Sedangkan dari kios Agung Tri Santoso, diamankan 14 botol ciu oplosan ukuran kecil dan 4 botol besar yang juga berisi oplosan. Dari 18 botol miras itu, total bervolume 8 liter.
Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mengungkapkan, seluruh barang bukti miras langsung diamankan di Mapolres. Sementara, kepada pemilik kios diberikan sanksi membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi menjual miras.
“Untuk sementara pemilik kios didata dan membuat surat pernyataan tidak menjual lagi. Sedangkan semua barang bukti diamankan di Mapolres,” timpal Kasubag Humas, AKP Saptiwi.

Sumber/Wartawan/Penulis : Wardoyo