Aktor Tora Sudiro ditangkap polisi bersama istrinya, Meike Amalia. Pasangan selebritis ini dinyatakan positif menggunakan obat keras dan menyimpan 30 butir dumolid, obat penenang jenis benzodiazepine dengan kandungan nitrazepam. Motif apa yang mendorong orang pakai obat ini?
“Biasanya orang menggunakan dumolid untuk mendapatkan perasaan yang tenang, santai dan percaya diri. Jadi nggak kaku kalau bekerja atau ketemu orang penting,” kata psikiater Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera, dr Andri SpKJ, Kamis (3/8).
Pada dasarnya dumolid digunakan untuk mengatasi gangguan depresi pada pasien insomnia. Namun, obat tersebut justru dapat memunculkan indikasi yang tidak sesuai, seperti menenangkan.
“Biasa digunakan untuk orang depresi yang mengalami insomnia berat. Tapi kenapa malah memunculkan efek yang bikin tenang sekali. Saking tenangnya bisa bikin seseorang semangat kerja dan fokus,” sambung dr Andri.
Untuk dosis penggunaannya, pada umumnya hanya perlu digunakan satu kali dalam sehari, yaitu pada waktu malam. Namun, dalam penyalahgunaan obat dumolid seseorang sering menggunakan lebih dari tiga kali sehari. “Normalnya digunakan pada waktu malam saat mau tidur. Tapi malah digunakan pada siang. Nah, ini kan nggak sesuai indikasi juga,” imbuh dokter berkacamata ini.
Selain memunculkan efek yang menyenangkan, penggunaan dumolid dalam jangka panjang dapat membuat seseorang mengalami ketergantungan hingga sulit tidur. Saat penggunaan dumolid dihentikan, seseorang juga akan mengalami gejala putus obat (withdrawall effect) seperti panas dingin.
Dokter Andri pun tidak menganjurkan pakai obat sebagai cara untuk mendapatkan ketenangan. Sebab setiap hal yang instan, tentu berisiko bagi tubuh. “Kalau pakai obat dumolid itu bisa buat orang ketergantungan. Dosis yang dipakai pasti juga nggak sesuai dengan indikasi awal,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr Andri mengatakan, untuk mendapat ketenangan dalam hidup sebenarnya bisa dilakukan dengan hal positif yang sederhana. Misalnya dengan relaksasi atau refreshing. Namun, masih banyak orang yang tidak memiliki banyak waktu sehingga sulit untuk sekadar relaksasi. Sehingga memilih cara instan dengan mengonsumsi dumolid untuk mendapat ketenangan.
“Sibuk nih, nggak bisa pergi ke Bali untuk santai. Nah yang bisa cepat biasanya mikir ke ya minum alkohol, atau yang lebih tenang lagi obat dumolid,” imbuh dr Andri.

Sumber/Wartawan/Penulis : Detik