Saking kencangnya, mobil tak mampu belok di tikungan tajam Gotekan ini sehingga langsung masuk ke jurange

Solehudin
Warga Desa Pacet

MOJOKERTO—Jalur ekstrem Pacet-Cangar kembali memakan korban. Mobil Isuzu Panther N 1820 AY terjun ke jurang Gotekan sedalam 50 meter di Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, Kamis (3/8) malam. Dua dari enam penumpangnya mengalami luka parah.
Saksi mata yang juga warga setempat, Solehudin (29) mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Panther hitam yang dikemudikan Zaenal Solikhin (44), warga Cemoro Kandang, Malang melaju dari arah Kota Batu menuju Pacet.
Tiba di turunan curam dan tikungan tajam Gotekan, Panther berpenumpang enam orang termasuk sopir itu meluncur kencang. Diduga mobil tersebut mengalami rem blong sehingga melaju tak terkendali.
“Panther turun dengan kecepatan tinggi, sepertinya rem blong. Saking kencangnya, mobil tak mampu belok di tikungan tajam Gotekan ini sehingga langsung masuk ke jurang,” kata Solehudin di lokasi.
Solehudin mengaku mendengar suara benturan cukup keras dari Panther yang menabrak pembatas jalan di atas jurang Gotekan. Sejurus kemudian, suara benturan mobil yang terguling berulang kali terdengar nyaring olehnya yang saat itu berada di warkop tikungan Gotekan.
“Dari suara benturan saat masuk ke jurang tadi, lebih dari 15 kali mobil ini terguling-guling ke jurang. Baru berhenti di kedalaman sekitar 50 meter,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, mobil Panther warna hitam ini berada di dasar jurang Gotekan dengan posisi terbalik. Warga sekitar mencari barang berharga milik penumpang yang masih tertinggal di dalam mobil. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dari dasar jurang.
“Saya sempat menolong korbannya, ada enam orang di dalam mobil, laki-laki semua. Yang cukup parah karena harus ditandu tiga orang, lainnya luka ringan,” terangnya.
Sementara sopir Panther Zaenal menuturkan, dirinya bersama lima temannya akan berkunjung ke kawasan Trawas. Saat ditanya kronologi kecelakaan yang menimpa dirinya, pria 44 tahun ini enggan berkomentar.
“Tanya ke polisi saja ya, saya masih pusing,” cetusnya saat ditemui di Puskesmas Pacet.
Salah seorang anggota Polsek Pacet Murali mengatakan, empat korban saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Pacet. Sementara dua korban lainnya dievakuasi ke RS Sumberglagah Pacet lantaran lukanya cukup parah.
“Mobil korban mengalami rem blong,” ungkapnya.

Sumber/Wartawan/Penulis : Detik