SEMARANG—Mantan Bupati Klaten, Sunarna mengembalikan formulir untuk mendaftar sebagai calon Gubernur Jawa Tengah di kantor DPD PDIP Jateng, Kamis (3/8).
Uniknya, suami Plt Bupati Klaten, Sri Hartini tersebut dikawal kesenian tarian dan sedekah bumi berupa hasil tani.
Suasana terasa makin marak, lantaran di luar PDIP, ternyata partai Golkar juga tengah melirik Kelapa Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso (Buwas) dan mulai memikirkan formulasi pasangan bagi mantan Kabareskrim Polri itu.
Adapun saat mengembalikan formulir, rombongan Sunarna berjalan di Jalan Brigjen Katamso Semarang menuju kantor DPD PDIP Jateng. Di bagian depan ada reog dan kuda lumping berjalan diiringi tabuhan gendang, suling, dan gong. Di belakangnya, penari cantik berbalut busana Jawa berjalan anggun.
Barisan berikutnya adalah ada tokoh Punakawan mendampingi Sunarna diikuti kader PDIP lainnya. Mereka tiba di kantor DPD PDIP Jateng pukul 14.00 WIB. Sunarna kemudian disambut oleh Wakil Ketua DPD PDIP bidang pemenangan pemilu, Bambang Harianto.
Sunarna mengatakan dirinya menepati janji mengembalikan formulir bakal calon Gubernur Jateng disertai arak-arakan sedekah bumi. Maknanya yaitu kesejahteraan yang dirasakan manusia merupakan hasil dari bumi.
“Sedekah bumi dalam arti semua kesejahteraan berasal dari bumi. Bumi memberikan kesejahteraan. Hidup juga butuh seni untuk menyelaraskan kehidupan,” kata Sunarna usai mengembalikan formulir, Kamis (3/8).
Sementara saat ditanya soal visi misi, Sunarna mengakui masih mengikuti proses pendaftaran dan belum menyiapkannya. Keikutsertaannya dalam penjaringan calon Gubernur Jateng di PDIP merupakan sumbangsih kader dan dukungan.
“Selaku kader partai ikut laksanakan kegiatan partai. Memberikan sumbangsih dan support,” ujar ketua DPC PDIP Klaten itu.
Menurutnya, rekomendasi ketua umum PDIP bisa diberikan kepada siapa saja termasuk calon terkuat yaitu incumbent, Ganjar Pranowo. Ia mengakui Ganjar merupakan salah satu kader terbaik PDIP di Jateng dan jika dirinya tidak mendapat rekomendasi maka ia akan memberikan dukungan.
“Tidak apa-apa, kan tegak lurus. Kita kan masih punya kader kuat. Pak Gubernur kader terbaik di Jateng,” pungkasnya.
Untuk diketahui, hingga hari ini baru dua orang yang mengembalikan formulir yaitu kader PDIP yang merupakan ketua Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia Jawa Tengah, Widhi Handoko hari Selasa (1/8) lalu dan Sunarna hari ini. Sedangkan pengambil formulir sudah mencapai 15 orang.

Sudah Jalin Komunikasi
Koordinator Badan Pemenangan Pemilu Indonesia I Golkar Nusron Wahid kepada wartawan, Kamis (3/8) mengatakan, Buwas memang sudah masuk radar partainya dalam Pilgub Jateng.
“Apalagi figur yang bersangkutan dikenal sebagai figur yang tegas, lempeng, bersih, dan pemberani,” ujar Nusron.
Menurutnya, Golkar dan Buwas sudah lama menjalin komunikasi. Tampaknya partai berlambang pohon beringin tersebut sudah ‘kesengsem’ dengan sosok Buwas.
“Kita sudah lama komunikasi. Track record-nya jelas. Ibaratnya dia seperti sapu lidi. Keras dan lempeng. Lidi yang siap menyapu, membersihkan, segala bentuk kotoran yang ada di Jateng,” kata Nusron.
“Pak Buwas, juga putra asli Jawa Tengah. Besar dan tumbuh dalam tradisi Jawa Tengahan yang kuat. Selain Wisnu Suhardono (Ketua DPD I Golkar Jateng), Buwas memang figur yang dilirik Partai Golkar,” imbuh dia.
Sejumlah nama yang dianggap pantas bersanding dengan Buwas pun disebut oleh Nusron. Seperti mantan Menteri Desa yang juga kader PKB, Marwan Jafar, anggota DPD RI Akhmad Muqowam dan anggota DPR RI dari F-Golkar Dapil Jateng Noor Ahmad.
“Kalau Pak Buwas disandingkan dengan figur santri seperti Marwan Jafar, Muqowam, atau Noor Ahmad, hasilnya bisa dahsyat dan menggetarkan Jawa Tengah,” ucap Nusron.
Seperti diketahui, nama Marwan memang sudah masuk bursa Pilgub Jateng sejak beberapa waktu lalu. Selain itu, ada beberapa nama lain, seperti Sudirman Said (eks Menteri ESDM), Ferry Juliantono (Waketum Gerindra), Bupati Kudus Musthofa (PDIP), dan lainnya.
Buwas dianggap bisa menjadi lawan tanding yang kuat bagi calon-calon yang masuk bursa cagub Jateng itu, termasuk Marwan Jafar. Hanya, PKB memastikan akan tetap solid mendukung Marwan sebagai Cagub di Pilgub Jateng.
“PKB solid mendukung Pak Marwan dan PKB melihat calon lain lebih ke sahabat rival, bukannya lawan,” tutur Ketua Desk Pilkada DPP PKB Daniel Johan, Kamis (3/8).

Sumber/Wartawan/Penulis : Detik