SRAGEN—Nasib malang menimpa pasangan suami istri (pasutri) Supardi (53) dan Saliyah (50), warga Dukuh Ngawen RT 2/1, Desa Mojorejo, Karangmalang. Pasangan paruh baya itu tumbang saat tertimpa pohon trembesi yang mendadak ambruk di tepi jalan RA Kartini, Ring Road Selatan tepatnya di wilayah Pelemgadung, Karangmalang, Kamis (3/8) petang.
Akibat kejadian itu, keduanya terpaksa dilarikan ke klinik untuk mendapatkan perawatan intensif. Keduanya sama-sama mengalami luka robek di bagian pelipis dan bibir. Informasi yang dihimpun di lapangan, insiden pohon tumbang itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut sejumlah warga, saat itu korban tengah berboncengan dengan sepeda motornya dari arah Sragen menuju ke rumahnya di Mojorejo.
Sesampai di lokasi kejadian, mendadak ada angin kencang dan kemudian menumbangkan pohon trembesi berukuran besar yang ada di tepi jalan di wilayah Dedegan, Pelemgadung. Karena jarak terlalu dekat, keduanya tidak mengira jika ada pohon tumbang.
Tanpa ampun, pohon yang ambruk itu tepat mengenai kendaraan mereka hingga kemudian terjatuh. Ambruknya pohon juga sempat mengenai tubuh Supardi maupun Saliyah hingga mereka mengalami luka.
Supardi mengalami luka pada pelipis sebelah kiri robek dan pipi kiri mengalami bengkak. Sementara istrinya mengalami luka robek pada bibir bawah.
Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Karangmalang, AKP Agus Irianto mengungkapkan sesaat setelah mendapat laporan, timnya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban. Kedua korban kemudian langsung dilarikan ke klinik dokter Wisnu untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban hanya mengalami luka robek dan sudah langsung ditangani di klinik setempat. Bersamaan dengan itu, kita juga berkoordinasi dengan BPBD untuk mengevakuasi pohon yang ambruk dan melintang di jalan. Pohon kemudian dievakuasi dengan disingkirkan ke tepi jalan,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di jalur ring road selatansempat macet hingga setengah jam. Arus baru bisa dibuka kembalisetelah pohon yang tumbang berhasil dievakuasi.

Sumber/Wartawan/Penulis : Wardoyo