Pasangan artis Tora Sudiro dan Mieke Amalia ditangkap polisi di kediaman mereka di Perumahan Bali View, Cirendeu, Tangerang, Kamis (3/8), pukul 10.00 WIB, lantaran kedapatan memiliki barang bukti psikotropika.
“Ini pengembangan dari kasus yang sebelumnya. Karena mendapat info itu, kami kembangkan, lalu melakukan penggeledahan di rumah yang bersangkutan, di Perumahan Bali View, sekitar pukul 10.00 WIB. Didapatlah itu barang bukti,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan ketika ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (3/8).
Menurut keterangan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan, polisi mendapatkan 30 butir psikotropika dari keduanya.”Kita dapat obat, tidak banyak hanya 30 butir dumolid,” ujarnya.
Pasangan artis ini pun melakoni serangkain pemeriksaan dan tes urin. Dari hasil tes urine pasangan ini juga sudah positif. Dumolid adalah obat keras yang bersifat menenangkan dan termasuk kategori psikotropika. Meski bisa didapat, tapi obat ini tak sembarangan dijualbelikan bebas.
“Pengakuannya, karena susah tidur. Dia pengakuannya ditawari temannya. Kalau susah tidur, minum itu saja. Mereka juga nggak tahu itu mengandung psikotropika,,” ujar Vivick Kasat Narkoba Polres Jaksel Kompol Vivick Tjangkung, ditemui di kantornya, Kamis (3/8)
Soal sudah berapa lama Tora dan Mieke mengonsumsi dumolid, Vivick masih mendalami hal tersebut. Yang pasti, katanya, keduanya menggunakan obat itu saat susah tidur. “Mereka minum itu kalau susah tidur,” ujar Vivick.
Dumolid merupakan obat penenang jenis benzodiazepine, dengan kandungan aktif nitrazepam. Obat ini bersifat psikoaktif. Seperti halnya obat-obat psikotropika lainnya, penggunaannya harus dengan resep dokter.
Dumolid termasuk obat penenang yang sering disalahgunakan. Dikutip dari drugrehabilitation

Sumber/Wartawan/Penulis : et, penggunaan secara ilegal tidak hanya berisiko memunculkan efek samping, melainkan juga kematian akibat overdosis.
Seseorang yang mengalami kecanduan obat ini biasanya mengalami perubahan perilaku. Pola tidur terganggu, dan punya kecenderungan berbuat kriminal sebagai efek dari kecanduan, yang artinya akan selalu ingin mendapatkan obat ini dengan cara apapun.

Sumber/Wartawan/Penulis : Detik