Selama ini, event-event yang ada di Kota Solo cenderung dilaksanakan pihak yang sama
dari tahun ke tahun.

KARANGASEM—Mayoritas event di Kota Solo tidak inovatif dalam penyelenggaraannya sehingga dinilai monoton. Kritikan ini dilontarkan kalangan legislatif, Kamis (3/8).
Kondisi tersebut disinyalir karena sistem penunjukan rekanan atau penyelenggara yang sama oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ketua Komisi IV DPRD Surakarta, Paulus Haryoto mengungkapkan, Dinas Pariwisata (Disparta) Surakarta selaku OPD yang membawahi sebagian besar event yang ada di Kota Solo masih kurang menonjolkan sisi kreativitasnya.
“Selama ini, event-event yang ada di Kota Solo cenderung dilaksanakan pihak yang sama dari tahun ke tahun. Hal itu karena memang dari Disparta selalu menunjuk pihak tertentu yang sama untuk menjalankan event. Dalam hal inilah kreativitas penyelenggara diuji, karena langsung ditunjuk dan tidak ada persaingan, maka kreativitas mereka kurang,” ujarnya, Kamis (3/8).
Berbeda jika penyelenggaraan sebuah event memiliki pilihan pihak yang mampu menyelenggarakannya. Dikatakan Paulus, kondisi itulah yang dapat memunculkan kreativitas dan inovasi untuk mencari pihak penyelenggara terbaik.
“Tapi selama bertahun-tahun pelaksana yang ditunjuk tidak pernah ganti dan hanya itu-itu saja. menurut saya dengan hal seperti ini justru mematikan kreativitasnya. Disparta tidak mencari referensi lain terkait penunjukan langsung di tiap event,” imbuh Paulus.
Ditambahkan Anggota Komisi IV DPRD Surakarta, Renny Widyawati, pemikiran OPD memang jauh berbeda dengan pihak penyelenggara. “Padahal sebenarnya banyak sekali potensi wisata di Kota Solo ini yang dapat mendatangkan masyarakat dari dalam negeri ataupun mancanegara untuk berkunjung,” kata dia.
“Seperti halnya di Bali yang menjual upacara Ngaben. Pemerintah menjual wisatanya dengan dukungan dari berbagai pihak. Kalau di Solo sendiri misalnya Malam Satu Sura, ketika ritual budaya ini dikemas dengan baik dan didukung oleh masyarakat, maka akan membuat orang tertarik ke Solo. Apalagi jika kemasannya baik, tentunya masyarakat akan semakin penasaran,” tukasnya.


Sumber/Wartawan/Penulis : Triawati Prihatsari Purwanto