Untuk tiket masuk museum Rp 10.000, nanti ada keringanan bagi rombongan atau anak sekolah.”

Sis Ismiyati
Kepala Disbud Surakarta

LAWEYAN—Jadwal peresmian Museum Keris maju dari rencana awal. Jika sebelumnya dijadwalkan 25 Agustus diajukan menjadi pekan depan yakni 9 Agustus. Saat ini proses perbaikan masih terus berlangsung.
“Peresmian Museum Keris akan dilakukan 9 Agustus nanti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi),” terang Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan di sela-sela meninjau Museum Keris, Jumat (4/8).
Rudy menjelaskan perubahan jadwal dilakukan lantaran pada tanggal tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki agenda untuk menghadiri kegiatan di Solo. Berdasarkan rencana peresmian akan dilakukan siang hari usai Presiden menghadiri beberapa kegiatan yang sudah diagendakan.
Acara peresmian akan didahului dengan prosesi di Loji Gandrung, karena keris yang menjadi koleksi Museum Keris disimpan di sana. “Siang hari sekitar pukul 13.00 WIB diresmikannya. Sebenarnya kita minta diresmikan 25 atau 27 Agustus nanti tapi beliaunya mintanya 9 Agustus sekalian pas ada agenda di Solo,” ungkapnya.
Sementara untuk perbaikan hingga kemarin terlihat masih dilakukan. Walikota optimistis perbaikan sudah selesai sebelum acara peresmian. Untuk persiapan juga sudah dilakukan, termasuk membersihkan berbagai sudut bangunan.
Soal koleksi, Rudy menyebut cukup banyak. Untuk koleksi yang tercatat mencapai 336 keris. Hanya saja tidak semuanya akan dipajang. Ada 171 koleksi yang akan dipajang di lantai atas. Koleksi yang dipajang, kata dia, buka sembarangan keris. Ada yang berusia tua dan peninggalan leluhur. “Koleksi itu berasal dari hibah atau peminjaman dari para kolektor keris. Kita juga tengah mengupayakan adanya keris dari Belanda yang rencananya akan diberikan ke Pemerintah Indonesia,” sambungnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Surakarta, Sis Ismiyati mengatakan persiapan untuk peresmian Museum Keris sudah mulai dilakukan. “Ini harus kerja keras termasuk penyelesaian perbaikan yang ada ini. Kalau untuk perbaikan itu dikerjakan siang malam dan itu tidak masalah,” imbuhnya.
Ditambahkan, untuk koleksi sudah tidak masalah dan sempat kurang 36 koleksi tapi itu sudah ada 26 tambahan dari kolektor dan sisanya diambilkan dari Loji Gandrung. “Jadi nanti setelah diresmikan bisa dibuka untuk umum. Untuk tiket masuk museum Rp 10.000, nanti ada keringanan bagi rombongan atau anak sekolah,” tandasnya.
Gedung Museum Keris dibangun empat lantai. Bagian bawah berupa basement, lantai satu tempat administrasi dan audiovisual. Lantai dua buat perpustakaan, ruang anak dan ruang pameran. Sementara di lantai tiga terdapat diorama dan ruang pamer. Untuk lantai atas khusus memamerkan keris-keris bernilai sejarah dan punya pamor.

Sumber/Wartawan/Penulis : Ari Welianto