JEBRES—Sejumlah pedagang Pasar Sibela mengeluhkan kondisi pasar yang sepi. Kondisi ini berdampak pada penurunan omzet pedagang.
Pantauan Joglosemar di lapangan aktivitas jual beli di pasar yang belum lama dibangun Pemkot Surakarta ini tak terlihat. Sebagian pedagang memilih berjualan di pinggir jalan keluar dari lokasi pasar dengan harapan mendapatkan lebih banyak pembeli.
Salah seorang pedagang, Jaitun mengatakan banyaknya pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan membuat kondisi pasar semakin sepi dari hari ke hari. “Dulu waktu pasar ini baru, penuh (pedagang). Malah ramai. Pembeli itu banyak makin lama makin berkurang berkurang (terus) berkurang,” ucapnya, Kamis (3/8).
Senada diungkapkan Daliyem yang merupakan pedagang sayuran di Pasar Sibela. Dia mengatakan sebagian pedagang memilih berjualan di luar pasar meski telah diberi tempat gratis oleh Pemkot Surakarta. Pasalnya berjualan di pinggir jalan dinilai lebih menjanjikan. “Pedagang di sini bingung. Kalo jualan ya gimana? Kalau nggak laku ya untungnya nggak bisa buat makan,” ungkap dia.
Jika terus berlanjut, pedagang khawatir akan semakin banyak yang menutup kiosnya. Kendati demikian para mengaku hanya bisa pasrah atas lesunya aktivitas jual-beli yang terjadi di Pasar Sibela. “Semoga bisa kembali ramai,” harap Daliyem.

Sumber/Wartawan/Penulis : Taufieq Renaldi