JEBRES—RSUD Dr Moewardi akan membuka layaban Poliklinik Eksekutif Paviliun Cendana bagi pasien BPJS. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Direktur RSUD Moewardi dengan Kepala BPJS Surakarta, Kamis (3/8) pagi.
Direktur RSUD Dr Moewardi, dr Endang Agustinar mengatakan kerja sama dilakukan karena adanya Permenkes yang mengatur hak pasien BPJS untuk mendapatkan akses layanan di poliklinik eksklusif dengan tambahan biaya yang dibebankan pada pasien.
Dalam Permenkes maksimal kekurangan biaya yang dibebankan kepada pasien sebesar Rp 250.000, namun RSUD Moewardi memutuskan tambahan biaya yang ditanggung pasien BPJS untuk mengakses layanan poliklinik eksekutif Rp 150.000. “Tentunya harus membawa surat rujukan. Rencananya layanan mulai dibuka 7 Desember,” ujarnya
Dokter Endang berharap layanan Poliklinik Eksklusif Paviliun Cendana tidak hanya menarik minat pasien BPJS lama, namun pasien BPJS baru. Oleh karena itu langkah-langkah promosi harus dilakukan, misalnya dengan menyasar berbagai perusahaan. “Kalau bisa layanan dibuka sampai malam,” imbuhnya
Sementara itu, Kepala Instalasi Rawat Inap Paviliun Cendana Hendradewi mengatakan setiap harinya Paviliun Cendana melayani 250 hingga 300 pasien umum. “Dulu kami juga mengakomodir pemegang Askes, jumlah pemegang Askes yang ke Paviliun Cendana setiap harinya bisa mencapai 500 pasien. Kemungkinan dengan kerja sama ini jumlah pasien ke Paviliun Cendana juga meningkat,” ujarnya
Kepala BPJS Kesehatan Solo Agus Purnomo mengatakan, kerja sama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan meningkatkan jumlah peserta BPJS. Menurutnya masih banyak penduduk yang belum menjadi peserta BPJS. Saat ini di Surakarta baru ada 2,6 juta pemegang BPJS.
Agus mengatakan baru RSUD Moewardi yang menjalin kerja sama untuk membuka layanan poliklinik eksklusif. Sebab ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yakni fasilitas, kualifikasi dan jumlah dokter serta sejumlah fasilitas lainnya.

Sumber/Wartawan/Penulis : Arief Setiyanto