Film Wiro Sableng 212 segera memasuki proses syuting. Produser Sheila Timothy sudah menyiapkan 350 kostum dan 185 senjata untuk keperluan syuting film ini.
“Kalau lihat kantor kita itu sudah kayak penjara, ada 185 senjata asli Indonesia. Karena khazanah budaya kita asyik banget. Kami mengemasnya dengan konsep yang baik,” ujar Sheila Timothy ditemui di The Sultan Hotel, Jakarta, kemarin.
Tim produksi desainer dari Lifelike Pictures pun bekerja sama dengan Chris Lie dari Caravan Studio. Nama Chris Lie terkenal sebagai komikus, ilustrator, dan seniman yang sudah melanglang buana.
“Chris Lie salah satu graphic designer terkenal di dunia. Dia yang bikin konsep art-nya, digambar oleh Chris dan timnya,” tutur perempuan yang akrab disapa Lala.
Sampai saat ini persiapan untuk proses syuting sudah dilakukan. Syuting akan dimulai pada 21 Agustus
“Persiapan sudah sesuai dengan target. Kita sudah tes kamera dua kali, sudah tes CGI juga. Sekarang sudah hampir 75 persen,” ujarnya.
Desain Tex Saverio bakal ada di salah satu kostum film Wiro Sableng 212. “Ada satu bocoran salah satu baju di film dibuat oleh Tex Saverio,” ujar perempuan yang akrab disapa Lala.
Menurut Lala, daya tarik Wiro Sableng tak hanya dari segi cerita dan karakter. Namun film tersebut juga akan memakai seni pencak silat asli Indonesia. Lala pun menggaet Yayan Ruhiyan sebagai koreografer action.
“Tim koreografi dan pemain sudah rutin lain di kantor. Persiapan sampai sebelum syuting sudah 75 persen,” pungkas Lala.

Sumber/Wartawan/Penulis : Detik