MANCHESTER—Manchester City akhirnya mengakhiri catatan buruk saat bersua Liverpool dengan fantastis. Pasukan Pep Guardiola sukses menghancurkan Liverpool 5-0 di Etihad Stadium, Sabtu (9/9) malam WIB.
Lima gol City dicetak Gabriel Jesus pada masa tambahan waktu babak pertama dan menit 53, Leroy Sane menit 77 dan 91 serta Sergio Aguero menit 24. Kemenangan itu benar-benar disambut cuka cita para penggawa City maupun suporternya setelah dua musim terakhir kesulitan menekuk Liverpool.
Dalam laga kemarin, Liverpool tampil dengan penuh percaya diri setelah menghajar Arsenal 4-0. Jurgen Klopp memasang trisula, Sadio Mane, Roberto Firmino dan Mohamed Salah. Sebaliknya, City tak diperkuat kapten tim, Vincent Kompany yang masih dibekap cedera.
Awal pertandingan tampak berjalan seimbang. Citv membuka peluang lewat tembakan Keven De Bruyne, namun dengan mudah diantisipasi kiper Liverpool, Simon Mignolet. Emre Can ganti membahayakan gawang City lewat sepakan kerasnya. Namun Ederson Moraes yang menjaga gawang City dengan mudah menangkap tendangan Emre.
Tuan rumah yang perlahan mulai mendominasi penguasaan bola akhirnya membuka keunggulan menit 24. Umpan jitu De Bruyne membuat Aguero langsung berhadapan dengan Mignolet. Aguero sukses memperdaya kiper Liverpool itu sebelum memasukkan bola ke gawang kosong.
Selepas gol itu, Liverpool merespon dengan cepat. Gempuran mulai dilancarkan Salah, Firmino dan Mane. Namun memasuki menit 37, terjadi sebuah insiden yang membuat pertandingan terhenti lama. Dalam duel perebutan bola, kiper City, Ederson dibuat terkapar setelah wajahnya dihantam kaki Mane yang terangkat tinggi.
Wasit Jon Moss langsung mengganjar Mane dengan kartu merah setelah kejadian itu. Sementara itu, Ederson tergeletak di lapangan dan butuh perawatan medis cukup lama. Ederson pada akhirnya tak bisa melanjutkan bermain dan diganti Claudio Bravo. Keluarnya Mane yang menjadi nyawa permainan Liverpool akhirnya mulai terasa. City menggandakan keunggulan pada masa tambahan waktu babak pertama lewat sundulan Gabriel Jesus. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Pada paruh kedua, Liverpool benar-benar merana. Tiga gol bersarang digawang Mignolet. Pesta gol City dibuka Gabriel Jesus menit 53. Memanfaatkan umpan matang Aguero, Gabriel Jesus dengan mudah menjebol gawang Liverpool.
Pada menit 57, Gabriel Jesus ditarik keluar, digantikan Leroy Sane. Bukan mengurangi kekuatan City, Sane malah menyamai pencapaian rekannya. Pemain yang musim lalu didatangkan dari Schalke itu dua kali menjebol gawang Liverpool menit 77 dan 91. Akhirnya penderitaan Liverpool berakhir setelah wasit Jon Moos meniup peluit tanda laga usai.
Usai pertandingan, Guardiola mengaku puas dengan kemenangan yang didapat timnya. Menurutnya, kedua tim mengawali pertandingan dengan menarik. Liverpool pun diakuinya cukup sulit dikalahkan lewat permainan yang begitu cepat.
“Setelah sebelas lawan sepuluh, permainan menjadi sedikit lebih mudah buat kami. Dan pada babak kedua, tim tampil seperti apa yang kami inginkan. Sementara Liverpool tidak bermain dengan baik,” kata Guardiola kepada Skysport, seperti dilansir Soccerway, Sabtu (9/9).
Sementara itu, Juergen Klopp menyebut Mane tidak pantas diganjar dengan kartu merah. Sama seperti Guardiola, Klopp menyebut Mane tidak melakukan tendangan itu dengan saja.
“Masalah terbesarnya adalah kami memiliki beberapa peluang emas, tapi gol tidak kami dapatkan,” kata Klopp. “Ini pengalaman yang sangat buruk. Tapi anda harus mengambil apa yang bisa didapat dari pertandingan ini dan melakukan yang terbaik kedepannya,” lanjutnya.


Sumber/Wartawan/Penulis : Nofik Lukman Hakim | Detik