SRAGEN—Tim Polsek Gondang menggerebek sebuah rumah kosong berlantai dua di tepi jalan di Kampung Tegalrejo, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Selasa (12/9) petang. Ironisnya, dari penggerebekan itu, tim mengamankan tiga pasangan putra-putri yang masih berusia sangat belia dan diduga tengah berbuat mesum di rumah tak berpenghuni tersebut.
Ketiga pasangan siswa dan siswi yang diketahui masih duduk di bangku SMP itu kemudian digelandang ke Mapolsek untuk diinterogasi. Saat diamankan mereka diketahui mengenakan pakaian biasa dan membawa kendaraan sepeda motor.
Informasi yang dihimpun, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB. Bermula dari kecurigaan Kapolsek Gondang, AKP Suhardi yang melihat ada tiga motor terparkir di teras rumah kosong tersebut. Karena tidak ada penghuninya dan tidak ada aktivitas di depan rumah, ia pun langsung meminta tim Polsek untuk meluncur melakukan pengintaian. Tak lama berselang, tim datang dan kemudian melakukan pengepungan.
Saat digerebek, di lantai atas ternyata ditemukan enam orang bocah belia yang terdiri dari tiga putra dan tiga teman ceweknya sedang berduaan. Mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Kapolsek mengatakan, ketiga pasangan belia itu kemudian dibawa ke Mapolsek berikut tiga motor yang dibawanya.
“Mereka langsung kita bawa ke Polsek, orangtua masing-masing kami panggil dan kita berikan pembinaan. Juga kita data terlebih dahulu dan kita berikan pengarahan,” ungkap Kapolsek, Rabu (13/9).
Saat ditanya apakah mereka sedang berbuat mesum saat digerebek, Kapolsek tidak menjelaskan secara detail. Ia hanya menyampaikan bahwa ketiga pasangan belia itu memang sedang berdua-duaan dan berpacaran. Penggerebekan dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal tidak dinginkan, mengingat lokasi rumah kosong itu sudah sering meresahkan karena digunakan untuk hal-hal negatif.
Kades Gondang, Eka Hidayanto mengatakan, lokasi rumah kosong dua lantai itu memang sudah sering menjadi sasaran razia dari pihak kepolisian. Informasi yang dihimpun Joglosemar, saat digerebek para remaja belasan tahun itu memang tengah melakukan perbuatan asusila. Bahkan, beberapa di antaranya langsung menutupi wajahnya begitu hendak diambil gambarnya oleh petugas.

Sumber/Wartawan/Penulis : Wardoyo