KARANGANYAR—Dinas Satpol PP Sragen membongkar paksa 12 bangunan liar (bangli) dan lapak di sepanjang jalan lingkar Ring Road Utara, Desa Sroyo, Jaten, Kamis (14/9) siang. Pembongkaran terpaksa dilakukan lantaran keberadaan bangli itu dinilai melanggar aturan dan mengabaikan peringatan.
Kepala Dinas Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato mengatakan, pihaknya sebelumnya memang sudah melayangkan surat peringatan dua kali kepada para pemilik lapak dan bangli. Peringatan dikeluarkan agar mereka secara sadar membongkar sendiri dan mengosongkan lapak.
Akan tetapi, peringatan yang diberikan ternyata tak pernah digubris. Atas kondisi itu, tim terpaksa mengambil tindakan tegas yakni membongkar paksa lapak tersebut kemarin. “Dari tim Satpol PP dan Bina Marga sebenarnya sudah memberikan surat peringatan. Ada surat peringatan pertama disusuli peringatan kedua. Tapi enggak pernah ditanggapi,” ungkapnya.
Menurut Kurniadi, ada 11 PKL di kawasan itu yang dilakukan pembongkaran. Empat PKL dibongkar paksa, lima dibongkar sendiri oleh pemiliknya dengan pengawasan Satpol PP serta dua PKL minta tenggang waktu untuk membongkar sendiri.
Dijelaskannya, lokasi yang ditertibkan itu merupakan lokasi bebas PKL yang nantinya akan digunakan untuk pelebaran jalan. Pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap bangli terutama di kawasan terlarang bagi PKL. “Kita akan tertibkan. Kita tidak ingin kawasan bebas PKL menjadi kawasan yang kumuh,” tandasnya.

Sumber/Wartawan/Penulis : Wardoyo