Sampai sekarang pihak pengelola TSTJ Sura­karta masih menunggu perubahan status dari Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi Pe­rusahaan Umum Daerah (Perumda).

KARANGASEM—Pemanfaatan anggaran penyertaan modal sebesar Rp 3 miliar untuk Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Kota Surakarta terkendala perubahan status yang belum pasti. Dana yang dialokasikan dari APBD murni 2017 tersebut masih belum digunakan dan masih tertahan di kas daerah (kasda)
Menurut Ketua Komisi III DPRD Surakarta, Honda Hendarto, sampai sekarang pihak pengelola TSTJ Surakarta masih menunggu perubahan status dari Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Kendati demikian, Honda mengutarakan perubahan status tersebut tidak memberikan perbedaan besar pada pengelolaan TSTJ.
“Hanya saja dengan perubahan status ini akan lebih luas kewenangannya. Kemudian juga lebih ramah terhadap investor. Dan dana penyertaan modal ini belum digunakan karena pengelola TSTJ masih menunggu perubahan status tersebut,” paparnya, Kamis (14/9).
Terkait hal itu, lanjut Honda, pihaknya siap melakukan pembahasan dan memberikan persetujuan jika proses perubahan status sudah diajukan ke DPRD Surakarta. “Sesuai regulasinya, diajukan ke DPRD Surakarta kalau sudah melalui proses penggarapan secara internal pengelola TSTJ selesai dilakukan. Bersama dengan Dewan Pengawas, Bagian Hukum dan Bagian Perekonomian Setda dan kemudian dipresentasikan ke Walikota,” ungkapnya.
Sementara itu, Honda menekankan pemanfaatan dana penyertaan modal tidak harus digunakan untuk pembangunan Taman Keceh seperti rencana awal. “Bisa digunakan untuk membuat yang lain seperti yang mereka laporkan di mana TSTJ telah menandatangani MoU dengan pihak ketiga akan membuat Taman Lampion dan Air Mancur Menari,” tukasnya.
Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Penyertaan Modal Perusda TSTJ berharap dengan kucuran dana penyertaan modal sebesar Rp 3 miliar tersebut mampu menambah wahana baru di kawasan tersebut. “Dengan rencana penyertaan modal tersebut, kami berharap bisa segera dimanfaatkan sehingga bisa menambah wahana baru di TSTJ,” tandas Anggota Pansus, YF Sukasno.


Sumber/Wartawan/Penulis : Triawati Prihatsari Purwanto