WONOGIRI—Sejumlah langkah dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Paranggupito untuk untuk menggairahkan kunjungan wisata pantai dan perbukitan. Salah satunya dengan membentuk tim cyber wisata.
Tim tersebut terdiri dari puluhan kelompok anak muda. Tugas mereka adalah mempromosikan potensi wisata daerahnya masing-masing dengan memanfaatkan media sosial.
Pelaksana Tugas Camat Paranggupito, Teguh Maryono mengatakan, wilayahnya banyak menyimpan destinasi wisata. Mulai dari keindahan pantai, perbukitan, kuliner, hingga wisata edukasi ada.
Selama ini, jelas dia, destinasi wisata di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia itu belum digarap secara maksimal. Padahal potensi alam yang ditawarkan cukup menjual. Seperti potensi wisata pantai. Di antarannya Pantai Nampu, Sembukan, Klotok, Waru dan Pringjono. Selain itu, masyarakat setempat juga kerap menyelenggarakan even tradisional yang menjual dan atraktif.
“Saat ini kami mulai melambungkan pantai Kali Mirah dan Gunung Cabe. Kali Mirah ini terletak di antara Pantai Nampu dan Sembukan. Panoramanya masih perawan. Sedangkan Gunung Cabe merupakan destinasi wisata edukasi. Di gunung ini, nantinya para wisatawan dapat melihat dan belajar langsung budi daya cabe jamu,” jelas dia melalui sambungan telepon, Kamis (14/9).
Selain itu, menurut dia, juga ada potensi kuliner menarik dari Paranggupito. Meliputi gula kelapa, urap dari rumput laut, maupun aneka olahan singkong.
Pemasaran sejumlah destinasi wisata itu, selama ini mengandalkan media konvensional. Misalnya baliho, spanduk, selebaran, serta dari mulut ke mulut. Cara-cara seperti itu, menurut dia sangat tidak efektif. Sebab terkendala tempat dan jangkauan.
“Makanya kami mulai gencar berpromosi melalui media sosial. Kami menggandeng kelompok pemuda yang sadar wisata dalam jaringan cyber wisata,” jelas dia.
Untuk promosi di dunia maya itu, pihaknya melibatkan komunitas pemuda. Bahkan sudah terbentuk 45 kelompok sejak beberapa bulan lalu. Mereka bertugas mengunggah seluruh potensi wisata yang ada maupun kegiatan budaya lokal ke media sosial masing-masing.
”Mereka juga membentuk kelompok yang bertugas sebagai pemandu wisata. Hasilnya cukup memuaskan. Misalnya di Pantai Sembukan, dulu hanya 5p orang per hari, kini bisa mencapai 100 orang wisatawan per hari. Di Pantai Nampu malah dua kali lipatnya. Bahkan saat libur, jumlahnya bisa melonjak drastis,” tandas dia.
Koordinator cyber wisata, Widi menjelaskan, pemuda di Paranggupito antusias memajukan destinasi wisata yang ada. Setiap kegiatan maupun kemajuan suatu tempat wisata, selalu diunggah di akun media sosial.

Sumber/Wartawan/Penulis : Aris Arianto