SRAGEN—Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Sragen-Ngawi KM 10-11, tepatnya di depan SMPN 1 Sambungmacan, Dukuh Sonorejo RT 16, Sambungmacan, Kamis (14/9) pukul 08.45 WIB. Satu orang tewas mengenaskan dalam kecelakaan yang melibatkan mobil pikap dengan sepeda motor tersebut.
Korban tewas diketahui bernama Hamila (46), warga Dukuh Tunjungan RT 3, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan. Perempuan paruh baya itu tewas setelah terlempar dari boncengan motor Honda Vario AD 2378 AZE yang dikendarai Ari Purnama Aji (18), pelajar asal Desa Nur Bakti RT 15 RW VIII, Sempadian, Sambas, Kalimantan Barat.
Ibu malang itu tewas seketika akibat luka parah setelah tergilas pikap Mistubishi L 300 bernopol AD 1819 YL yang dikemudikan oleh Agung Mustika (29), warga Dukuh Gedangan RT 8, Plupuh, Sragen.
Menurut keterangan warga dan saksi mata, kecelakaan bermula ketika motor dan mobil pikap sama-sama melaju dari arah Sragen menuju ke timur. Posisinya, motor di depan sedangkan pikap melaju di belakangnya dalam jarak cukup dekat. Sesampai di lokasi kejadian, mendadak motor hendak membelok ke kanan menyeberang jalan.
Nahas, karena jarak yang sangat dekat, pengemudi pikap tak sigap. Mobil langsung menghantam motor dengan keras. Benturan itu membuat motor terjatuh dan korban yang membonceng di belakang terpental jatuh ke aspal.
Malang tak dapat ditolak, ibu paruh baya itu jatuh tepat di depan roda mobil pikap sehingga tanpa ampun terlindas. Korban mengalami luka parah dan tewas di lokasi kejadian. Sementara, Ari Purnama Aji yang masih berstatus mahasiswa mengalami luka kepala belakang robek, kaki kanan lecet dan dilarikan ke rumah sakit.
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, saat ini barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan di Mapolres untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan sopir pikap masih dimintai keterangan oleh penyidik.

Sumber/Wartawan/Penulis : Wardoyo