LAWEYAN—Rencana penggantian seragam disambut baik juru parkir di Kota Solo. Pasalnya seragam lurik yang selama ini digunakan dinilai tidak terlihat saat malam hari.
Salah seorang juru parkir di kawasan Sriwedari, Lestari (55), mengungkapkan menyambut baik usulan pengadaan sepatu dan penggantian seragam. “Sangat senang, memang kalau pakai seragam lurik ini tidak terlihat waktu bertugas pada malam hari,” ungkapnya kepada Joglosemar, Jumat (15/9).
Tanggapan serupa diutarakan seorang juru parkir di kawasan Pasar Kembang, Agus (46). “Kalau pakai baju lurik ini pas malam hari nggak kelihatan. Kalau diganti sangat setuju supaya lebih terang saat malam hari,” katanya.
Sementara untuk fasilitas sepatu, dirinya mengaku tidak terlalu membutuhkannya. Pasalnya, penggunaan sepatu justru membuat kakinya mudah sakit saat harus menata kendaraan bermotor yang terparkir. “Kaki saya pasti sakit kalo setiap pakai sepatu seperti itu mas, panas kakinya,” ungkapnya.
Juru parkir yang lain, Dul (45), mengakui, seragam luriknya sudah usang dan berwarna gelap. “Kalau mau diganti saya sangat senang karena kalau malam seragamnya nggak terlihat,” katanya. Sekadar diketahui Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta mengusulkan anggaran pengadaan seragam baru dan sekitar 3.500 pasang sepatu untuk juru parkir di APBD.


Sumber/Wartawan/Penulis : Rekarinta Vintoko