BALAIKOTA—Pengelola Museum Keris Nusantara menanti koleksi keris milik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di sisi lain koleksi keris dari Pemerintah Belanda kemungkinan segera melengkapi Museum Keris.
“Saat ini kita masih menunggu koleksi dari Presiden Jokowi yang rencananya akan dihibahkan ke Museum Keris Nusantara,” ujar Kepala UPT Museum Dinas Kebudayaan (Dishub) Surakarta, Bambang Marsudi Budi Santoso kepada wartawan, Jumat (15/9).
Sejauh ini belum ada kabar kapan koleksi keris milik Presiden Jokowi akan diserahkan. Padahal, menurut dia, koleksi itu bisa menjadi daya tarik buat pengunjung museum. Ada lima keris milik Presiden Jokowi yang akan disimpan di Museum Keris Nusantara.
Di sisi lain, Bambang mengatakan koleksi keris dari Pemerintah Belanda yang dihibahkan ke Pemerintah Indonesia kemungkinan segera didatangkan. Karena tim dari Pemerintah Belanda sudah datang ke Museum Keris Nusantara untuk melakukan pengecekan lokasi. “Tim dari Belanda sudah datang ke sini meneliti dan mengecek lokasi hibah keris. Proses administrasi penyerahan keris terbilang rumit karena antarnegara. Ini jelas akan menambah koleksi yang ada di museum keris, yakni 450 koleksi keris dan tombak,” paparnya.
Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan sudah mengajukan surat ke Pemerintah Pusat agar keris hibah dari Pemerintah Belanda bisa menjadi koleksi di Museum Keris. “Kita tertarik merawat artefak keris yang diserahkan Belanda ke Pemerintah Indonesia,” imbuhnya.
Lanjut dia, rencananya itu ada sekitar 1.500 artefak dari Belanda yang akan diserahkan ke Pemerintah Indonesia. “Dari pemerintah tidak masalah dan tinggal menunggu saja. Itu tidak semuanya. Itu nanti akan dicek terlebih dahulu,” sambungnya.
Ditambahkan, jika koleksi di Museum Keris merupakan sarana pembelajaran bagi masyarakat. Pasalnya, keris merupakan karya seni yang bernilai tinggi yang sudah ditetapkan sebagai warisan kebudayaan dunia. ”Ini harus diperkenalkan ke masyarakat luas untuk edukasi anak muda khususnya. Hanya di Solo museum keris Nusantara dengan koleksi komplit.,” tandasnya.

Sumber/Wartawan/Penulis : Ari Welianto